--: Dewata News -- Media Partner Informasi Anda :--
Bupati Suradnyana Bangga 50 Persen Wakil Bali Berasal Dari Buleleng

Bupati Suradnyana Bangga 50 Persen Wakil Bali Berasal Dari Buleleng


BULELENG,
Tahun Depan Janjikan Anggaran Siswa Berprestasi Naik 5 Kali Lipat
Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, ST, melepas 14 siswa dari Kabupaten Buleleng yang akan berkompetisi di olimpiade sains nasional Bulan September nanti. Ke 14 siswa tersebut terdiri dari 9 pelajar dari SMAN 1 Singaraja dan 5 pelajar dari SMA Bali Mandara serta satu orang guru atas nama Komang Budiastika dari SMKN 1 Sawan. "Mereka adalah ujung tombak yang akan mengharumkan nama Buleleng di kancah nasional," kata Bupati Suradnyana di Ruang Rapat Kantor Bupati Buleleng, Kamis 28/82014. Bupati Suradnyana mengaku bangga akan keberhasilan siswa siswi Buleleng mendominasi wakil Provinsi Bali. Dari 30 orang duta Provinsi Bali, Buleleng berhasil menempatkan 14 wakilnya. Sementara 16 siswa lainnya tersebar dari 7 Kabupaten di Bali.
Bupati Suradnyana menyebut siswa-siswi sekolah menengah yang akan tampil di Olimpiade Sains nanti harus mampu menjadi motivator untuk menggerakkan teman-temannya untuk ikut berprestasi. Bupati Suradnyana mengingatkan, kemampuan siswa tidak hanya terletak dari sisi akademisnya saja. Namun seorang siswa garus mampu memiliki jiwa sosial dan mampu berinteraksi di lingkungan sosial. “ Tidak ada gunanya menamatkan siswanya dari sisi sains saja tanpa didukung sisi sosialnya. “Banyak yang pintar itu gagal. Karena mereka terlalu over confident, terlalu kaku dan menutup dirinya dari lingkungan sosial. Kesempatan berinteraksi dan menambah relasi tertutup” pesannya.
Guna menggenjot prestasi Pendidikan di Buleleng, Bupati Agus Suradnyana bahkan telah memasang angka 500 juta untuk bonus siswa dan guru berprestasi di tahun anggaran 2015. Jumlah tersebut meningkat 5 kali lipat dari tahun 2014 sebesar Rp.100 juta rupiah. “Bonus ini bukan untuyk gagah gagahan tapi untuk menstimulus siswa dan guru beprestasi untuk kemajuan pendidikan di Buleleng” harapnya. Sementara itu Ketua PGRI Buleleng yang juga Kepala Sekolah Bali Mandara Nyoman Darta bangga akan keseriusan Bupati Buleleng di dunia pendidikan. Darta yang mantan guru beprestasi nasional ini menuturkan, Pemerintah daerah kini lebih terbuka menerima masukan dan keluhan dari guru. Darta juga mengapresiasi komitmen Bupati Suradnyana memangkas unsur politik masuk di dunia pendidikan




BULELENG,
Tahun Depan Janjikan Anggaran Siswa Berprestasi Naik 5 Kali Lipat
Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, ST, melepas 14 siswa dari Kabupaten Buleleng yang akan berkompetisi di olimpiade sains nasional Bulan September nanti. Ke 14 siswa tersebut terdiri dari 9 pelajar dari SMAN 1 Singaraja dan 5 pelajar dari SMA Bali Mandara serta satu orang guru atas nama Komang Budiastika dari SMKN 1 Sawan. "Mereka adalah ujung tombak yang akan mengharumkan nama Buleleng di kancah nasional," kata Bupati Suradnyana di Ruang Rapat Kantor Bupati Buleleng, Kamis 28/82014. Bupati Suradnyana mengaku bangga akan keberhasilan siswa siswi Buleleng mendominasi wakil Provinsi Bali. Dari 30 orang duta Provinsi Bali, Buleleng berhasil menempatkan 14 wakilnya. Sementara 16 siswa lainnya tersebar dari 7 Kabupaten di Bali.
Bupati Suradnyana menyebut siswa-siswi sekolah menengah yang akan tampil di Olimpiade Sains nanti harus mampu menjadi motivator untuk menggerakkan teman-temannya untuk ikut berprestasi. Bupati Suradnyana mengingatkan, kemampuan siswa tidak hanya terletak dari sisi akademisnya saja. Namun seorang siswa garus mampu memiliki jiwa sosial dan mampu berinteraksi di lingkungan sosial. “ Tidak ada gunanya menamatkan siswanya dari sisi sains saja tanpa didukung sisi sosialnya. “Banyak yang pintar itu gagal. Karena mereka terlalu over confident, terlalu kaku dan menutup dirinya dari lingkungan sosial. Kesempatan berinteraksi dan menambah relasi tertutup” pesannya.
Guna menggenjot prestasi Pendidikan di Buleleng, Bupati Agus Suradnyana bahkan telah memasang angka 500 juta untuk bonus siswa dan guru berprestasi di tahun anggaran 2015. Jumlah tersebut meningkat 5 kali lipat dari tahun 2014 sebesar Rp.100 juta rupiah. “Bonus ini bukan untuyk gagah gagahan tapi untuk menstimulus siswa dan guru beprestasi untuk kemajuan pendidikan di Buleleng” harapnya. Sementara itu Ketua PGRI Buleleng yang juga Kepala Sekolah Bali Mandara Nyoman Darta bangga akan keseriusan Bupati Buleleng di dunia pendidikan. Darta yang mantan guru beprestasi nasional ini menuturkan, Pemerintah daerah kini lebih terbuka menerima masukan dan keluhan dari guru. Darta juga mengapresiasi komitmen Bupati Suradnyana memangkas unsur politik masuk di dunia pendidikan



Bupati Suradnyana Bangga 50 Persen Wakil Bali Berasal Dari Buleleng
http://1.bp.blogspot.com/-fWHCzyUDFSk/U_7vXSCjkNI/AAAAAAAAC9g/WIhsL-YGFcc/s72-c/bupati%2Bbuleleng.jpg
Baca
Masih Di Perlukan Tenaga Radiologi dan Spesialis di RSUD Buleleng

Masih Di Perlukan Tenaga Radiologi dan Spesialis di RSUD Buleleng


BULELENG,

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Buleleng, masih memerlukan tenaga medis dibidang radiologi, rontgen dan spesialis, guna memenuhi perkembangan dan kebutuhan rumah sakit. Hal ini diterangkan direktur RSUD Buleleng dr. Gede Wiartana, dimana tenaga radiologi dan spesialis masih tergolong langka dan minim di Buleleng. “Masih diperlukan dokter yang memiliki kompetensi mengintepretasi hasil rontgennya. Misalnya dokter paru-paru, dia kan sering melihat hasil rontgen, jadi tentu dia tahu bila ada kelainan dan keluhan di pasien,” ujarnya, Rabu (27/8) kemarin.

Mengantisipasi kendalan keterbatasan tenaga ahli di bidang radiologi, pihaknya masih menggunakan tenaga dokter spesialis tertentu.“Sementara ini, yang membaca hasil rontgen adalah dokter spesialis untuk membaca rontgen atau soal radiologi,” ucapnya.

Konon katanya, keterbatasan tenaga radiologi dan spesialis, disebabkan minimnya tenaga lulusan kedokteran setiap tahunnya. Jika pun ada, mereka sudah terlebih dahulu bekerja di rumah sakit swasta atau direkrut bekerja rumah sakit ternama. “Baru-baru ini kamai telah memiliki tenaga spesialis THT dan anestesi masing-masing ada satu orang, tenaga spesialis yang lain belum ada. Sulit sekali mencari tenaga spesialis, kendalanya dari fakultas kedokteran. Dimana output lulusan, dari empat atau lima orang lulusan dalam setahun, justru sudah ada yang membooking terlebih dahulu,” katanya.

Wiartana menerangkan, dia telah melakukan usaha dengan meminta bantuan kepada fakultas kedokteran di Bali, untuk menyediakan tenaga dokter. Namun nihil, belum ada tambahan calon tenaga dokter untuk radiologi, ahli bedah dan tenaga spesialis lainnya. Selain soal tenaga ahli, RSUD Buleleng masih memerlukan alat-alat kesehatan penunjang rumah sakit. “Alat-alat untuk kelengkapan di RSUD Buleleng, ya tentu masih kekurangan. Kami masih melengkapi alat-alat penunjang kesehatan dengan bantuan dari dana TP, semua sedang dalam pembahasan. Mudah-mudahan September depan, sudah turun dana DIPA, kami rencananya mendapat bantuan dan 15 Milliar,” terangnya.



BULELENG,

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Buleleng, masih memerlukan tenaga medis dibidang radiologi, rontgen dan spesialis, guna memenuhi perkembangan dan kebutuhan rumah sakit. Hal ini diterangkan direktur RSUD Buleleng dr. Gede Wiartana, dimana tenaga radiologi dan spesialis masih tergolong langka dan minim di Buleleng. “Masih diperlukan dokter yang memiliki kompetensi mengintepretasi hasil rontgennya. Misalnya dokter paru-paru, dia kan sering melihat hasil rontgen, jadi tentu dia tahu bila ada kelainan dan keluhan di pasien,” ujarnya, Rabu (27/8) kemarin.

Mengantisipasi kendalan keterbatasan tenaga ahli di bidang radiologi, pihaknya masih menggunakan tenaga dokter spesialis tertentu.“Sementara ini, yang membaca hasil rontgen adalah dokter spesialis untuk membaca rontgen atau soal radiologi,” ucapnya.

Konon katanya, keterbatasan tenaga radiologi dan spesialis, disebabkan minimnya tenaga lulusan kedokteran setiap tahunnya. Jika pun ada, mereka sudah terlebih dahulu bekerja di rumah sakit swasta atau direkrut bekerja rumah sakit ternama. “Baru-baru ini kamai telah memiliki tenaga spesialis THT dan anestesi masing-masing ada satu orang, tenaga spesialis yang lain belum ada. Sulit sekali mencari tenaga spesialis, kendalanya dari fakultas kedokteran. Dimana output lulusan, dari empat atau lima orang lulusan dalam setahun, justru sudah ada yang membooking terlebih dahulu,” katanya.

Wiartana menerangkan, dia telah melakukan usaha dengan meminta bantuan kepada fakultas kedokteran di Bali, untuk menyediakan tenaga dokter. Namun nihil, belum ada tambahan calon tenaga dokter untuk radiologi, ahli bedah dan tenaga spesialis lainnya. Selain soal tenaga ahli, RSUD Buleleng masih memerlukan alat-alat kesehatan penunjang rumah sakit. “Alat-alat untuk kelengkapan di RSUD Buleleng, ya tentu masih kekurangan. Kami masih melengkapi alat-alat penunjang kesehatan dengan bantuan dari dana TP, semua sedang dalam pembahasan. Mudah-mudahan September depan, sudah turun dana DIPA, kami rencananya mendapat bantuan dan 15 Milliar,” terangnya.


Masih Di Perlukan Tenaga Radiologi dan Spesialis di RSUD Buleleng
http://2.bp.blogspot.com/-m6nTwMyJ4Lk/U_68uQ-suLI/AAAAAAAAC9M/ecHqFsWDw-c/s72-c/RSUD-Buleleng-Bali.jpg
Baca
Pembukaan Porprov 2015 Perlu Anggaran Hingga Rp. 10 Milliar

Pembukaan Porprov 2015 Perlu Anggaran Hingga Rp. 10 Milliar

 Koni Provinsi Bali dan Koni kabupaten Buleleng, melakukan pertemuan bersama Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, didampingi Sekda Kabupaten Buleleng Dewa Ketut Puspaka

BULELENG,

Menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2015 tahun depan, Koni Provinsi Bali dan Koni kabupaten Buleleng, melakukan pertemuan bersama Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, didampingi Sekda Kabupaten Buleleng Dewa Ketut Puspaka. Anggaran dana kegiatan porprov menjadi perbincangan, dimana perlu adanya sinergitas keterlibatan antara pemerintah daerah, pemkab dan Koni. “Porprov 2015 ini adalah tugas pemerintah, yang mana dilimpahkan tanggungjawabnya kepada Koni provinsi dan berikutnya pelaksanaannya didelegasikan kepada Koni Kabupaten. Artinya tanggungjawab sebenarnya ada di provinsi,” ujar Ketua Koni Provinsi Ir. Ketut Suwandi, Rabu (27/8) kemarin pagi di lobi Pemkab Buleleng.

Dikatakan Suwandi, dana dari pihak provinsi masih dirasa kurang, terlebih untuk anggaran pembukaan porprov saja mencapai angka di atas Rp. 5 Milliar. “Bantuan dari Koni provinsi kepada kabupaten kota sangat minim hanya Rp. 35 Juta. Padahal untuk pembukaan porprov saja, kurang lebih Koni kabupaten memerlukan anggaran dana mencapai Rp. 9 sampai Rp. 10 Milliar. Kami berinisiatif dan berusaha agar dapat dibantu provinsi, minimal satu cabor dibantu anggaran mencapai Rp. 50 Juta,” katanya.

Dia menerangkan kerjasama pihak ketiga atau sponsor-sponsor, tentu akan dilakukan. Namun, sejauh ini pelaksanaannya akan diberikan mandat sepenuhnya kepada Koni Kabupaten, bukan Koni provinsi. “Belum terdapat sponsor-sponsor, karena ini sifatnya amatir. Jadi walaupun nanti ada pihak ketiga, kami akan serahkan kepada pihak penyelenggara Koni Kabupaten Buleleng, dan Koni provinsi tidak akan ikut masuk dan ikut campur. Kami hanya mendorong agar sesuai peraturan perundang-undangan,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Koni Buleleng Nyoman Artha Widnyana mengatakan, pihaknya berkomitmen bersama Bupati Buleleng untuk mendukung dan bersama-sama menyukseskan porprov 2015. “Kami akan mempersiapkan segala sesuatunya bersifat teknis, time schedule, infrastruktur dan atlet dilakukan maksimal. Kami memohon dukungan masyarakat Buleleng,” ucapnya.

Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana menambahkan, dalam rangka penyelenggaraan porprov, baik venue, panitia penyelenggara, time schedule, cabor olahraga, dan pelenggarana mesti rutin menggelar rapat evaluasi setiap minggunya. “Pemerintah daerah provinsi untuk dapat membantu porprov, agar segera membantu penyelenggaraan di Buleleng. Kan namanya saja porprov, karena APBD kami kecil, maka perlu dibantu pemerintah,” demikian Bupati Suradnyana.



 Koni Provinsi Bali dan Koni kabupaten Buleleng, melakukan pertemuan bersama Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, didampingi Sekda Kabupaten Buleleng Dewa Ketut Puspaka

BULELENG,

Menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2015 tahun depan, Koni Provinsi Bali dan Koni kabupaten Buleleng, melakukan pertemuan bersama Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, didampingi Sekda Kabupaten Buleleng Dewa Ketut Puspaka. Anggaran dana kegiatan porprov menjadi perbincangan, dimana perlu adanya sinergitas keterlibatan antara pemerintah daerah, pemkab dan Koni. “Porprov 2015 ini adalah tugas pemerintah, yang mana dilimpahkan tanggungjawabnya kepada Koni provinsi dan berikutnya pelaksanaannya didelegasikan kepada Koni Kabupaten. Artinya tanggungjawab sebenarnya ada di provinsi,” ujar Ketua Koni Provinsi Ir. Ketut Suwandi, Rabu (27/8) kemarin pagi di lobi Pemkab Buleleng.

Dikatakan Suwandi, dana dari pihak provinsi masih dirasa kurang, terlebih untuk anggaran pembukaan porprov saja mencapai angka di atas Rp. 5 Milliar. “Bantuan dari Koni provinsi kepada kabupaten kota sangat minim hanya Rp. 35 Juta. Padahal untuk pembukaan porprov saja, kurang lebih Koni kabupaten memerlukan anggaran dana mencapai Rp. 9 sampai Rp. 10 Milliar. Kami berinisiatif dan berusaha agar dapat dibantu provinsi, minimal satu cabor dibantu anggaran mencapai Rp. 50 Juta,” katanya.

Dia menerangkan kerjasama pihak ketiga atau sponsor-sponsor, tentu akan dilakukan. Namun, sejauh ini pelaksanaannya akan diberikan mandat sepenuhnya kepada Koni Kabupaten, bukan Koni provinsi. “Belum terdapat sponsor-sponsor, karena ini sifatnya amatir. Jadi walaupun nanti ada pihak ketiga, kami akan serahkan kepada pihak penyelenggara Koni Kabupaten Buleleng, dan Koni provinsi tidak akan ikut masuk dan ikut campur. Kami hanya mendorong agar sesuai peraturan perundang-undangan,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Koni Buleleng Nyoman Artha Widnyana mengatakan, pihaknya berkomitmen bersama Bupati Buleleng untuk mendukung dan bersama-sama menyukseskan porprov 2015. “Kami akan mempersiapkan segala sesuatunya bersifat teknis, time schedule, infrastruktur dan atlet dilakukan maksimal. Kami memohon dukungan masyarakat Buleleng,” ucapnya.

Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana menambahkan, dalam rangka penyelenggaraan porprov, baik venue, panitia penyelenggara, time schedule, cabor olahraga, dan pelenggarana mesti rutin menggelar rapat evaluasi setiap minggunya. “Pemerintah daerah provinsi untuk dapat membantu porprov, agar segera membantu penyelenggaraan di Buleleng. Kan namanya saja porprov, karena APBD kami kecil, maka perlu dibantu pemerintah,” demikian Bupati Suradnyana.



Pembukaan Porprov 2015 Perlu Anggaran Hingga Rp. 10 Milliar
http://1.bp.blogspot.com/-pnFjqqTHus4/U_67yNkTtaI/AAAAAAAAC9A/_aWA1WgR6Hk/s72-c/rapat%2Bbupati%2Bsuradnyana.jpg
Baca
Pembetonan Jalan di Dasong dan Dua Jembatan di Lemukih Sudah Rampung

Pembetonan Jalan di Dasong dan Dua Jembatan di Lemukih Sudah Rampung

BULELENG,
Proyek pembentonan jalan di Dusun Dasong, Desa Pancasari ,Kecamatan Sukasada sepanjang 2,5 Km dengan lebar 3,5 Meter sudah rampung seratus persen pengerjaannya. Jalan Dusun Dasong yang sebelumnya selama bertahun-tahun rusak berat kini tahap pemeliharaan. Dalam masa pemeliharaan, kontraktor masih bertanggungjawab jika ternyata ada masalah dalam proyek ini, jelas Wakil Bupati Buleleng dr. Nyoman Sutjidra,Sp.OG  ketika melakukan sidak ke lokasi proyek tersebut yang didampingi Kepala Dinas PU Buleleng.Ir.Nyoman Suryawan serta Kepala Inspektorat Ir.Ketut Yasa. 
Selepas itu Wabup melanjutkan sidak ke proyek jalan dan jembatan yang menghubungkan Desa Wanagiri Kecamatan Sukasada menuju Desa Lemukih Kecamatan Sawan. Terungkap, dua jembatan dari lima jembatan yang digarap sudah rampung. Sedangkan proyek jalan ditargetkan sudah rampung tahun ini.
Wabup Nyoman Sutjidra berharap proyek jalan dan jembatan di Lemukih dapat cepat selesai karena sangat membantu masyarakat Lemukih dan Buleleng wilayah timur menuju ke Bali selatan untuk berbagai keperluan dan pengembangan perekonomian dan pariwisata.
Terkait jumlah jalan yang kondisinya rusak di Kabupaten Buleleng, Wabup mengakui cukup banyak mencapai 210 Km yang tersebar di seluruh kecamatan. Upaya perbaikannya sudah dilakukan oleh Pemkab.Buleleng, dimana pada tahun 2014 menargetkan perbaikan infrastruktur jalan sepanjang 130 Km secara tuntas. Sisanya sepanjang 90 Km, akan dituntaskan tahun 2015.



Via : BULELENG
BULELENG,
Proyek pembentonan jalan di Dusun Dasong, Desa Pancasari ,Kecamatan Sukasada sepanjang 2,5 Km dengan lebar 3,5 Meter sudah rampung seratus persen pengerjaannya. Jalan Dusun Dasong yang sebelumnya selama bertahun-tahun rusak berat kini tahap pemeliharaan. Dalam masa pemeliharaan, kontraktor masih bertanggungjawab jika ternyata ada masalah dalam proyek ini, jelas Wakil Bupati Buleleng dr. Nyoman Sutjidra,Sp.OG  ketika melakukan sidak ke lokasi proyek tersebut yang didampingi Kepala Dinas PU Buleleng.Ir.Nyoman Suryawan serta Kepala Inspektorat Ir.Ketut Yasa. 
Selepas itu Wabup melanjutkan sidak ke proyek jalan dan jembatan yang menghubungkan Desa Wanagiri Kecamatan Sukasada menuju Desa Lemukih Kecamatan Sawan. Terungkap, dua jembatan dari lima jembatan yang digarap sudah rampung. Sedangkan proyek jalan ditargetkan sudah rampung tahun ini.
Wabup Nyoman Sutjidra berharap proyek jalan dan jembatan di Lemukih dapat cepat selesai karena sangat membantu masyarakat Lemukih dan Buleleng wilayah timur menuju ke Bali selatan untuk berbagai keperluan dan pengembangan perekonomian dan pariwisata.
Terkait jumlah jalan yang kondisinya rusak di Kabupaten Buleleng, Wabup mengakui cukup banyak mencapai 210 Km yang tersebar di seluruh kecamatan. Upaya perbaikannya sudah dilakukan oleh Pemkab.Buleleng, dimana pada tahun 2014 menargetkan perbaikan infrastruktur jalan sepanjang 130 Km secara tuntas. Sisanya sepanjang 90 Km, akan dituntaskan tahun 2015.



Via : BULELENG
Pembetonan Jalan di Dasong dan Dua Jembatan di Lemukih Sudah Rampung
http://4.bp.blogspot.com/-mpNA4HCG3nk/U_67SljFHJI/AAAAAAAAC80/4ni2KxDaah4/s72-c/pembetonan%2Bdi%2Bdasong.jpg
Baca
Meski Hari Sabtu, Bupati Tetap Terima Aspirasi Masyarakat

Meski Hari Sabtu, Bupati Tetap Terima Aspirasi Masyarakat


BULELENG,
Menyarap aspirasi masyarakat tak kenal waktu libur bagi Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana. Hal ini terbukti dengan diterimanya Forum Komunikasi Desa dan Lurah se- Kabupaten Buleleng di rumah jabatan Bupati, Sabtu,23/8 yang menyampaikan aspirasi agar mereview UU No.6 tahun 2014 tentang Desa. Ketua Forkomdeslu Buleleng, Made Suteja berharap Desa Dinas didaftarkan ke Pemerintah Pusat, dan mencarikan solusi agar tidak ada tumpang tindih antara Desa Adat dan Desa Dinas, serta solusi dari adanya kesulitan peralihan dari Desa Adat ke Desa Dinas. Dalam suasana santai dan kekeluargaan, Bupati mengatakan akan mengawal aspirasi tersebut, serta mefasilitasi pertemuan desa dinas dan desa adat untuk membuat tim kecil agar bisa merumuskan aspirasi dari ke dua belah pihak. Hal ini , jelas Bupati, agar UU Desa mampu meberikan ruang bagi desa dalam membangun wilayahnya demi kesejahteraan warganya.

Via : Buleleng

BULELENG,
Menyarap aspirasi masyarakat tak kenal waktu libur bagi Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana. Hal ini terbukti dengan diterimanya Forum Komunikasi Desa dan Lurah se- Kabupaten Buleleng di rumah jabatan Bupati, Sabtu,23/8 yang menyampaikan aspirasi agar mereview UU No.6 tahun 2014 tentang Desa. Ketua Forkomdeslu Buleleng, Made Suteja berharap Desa Dinas didaftarkan ke Pemerintah Pusat, dan mencarikan solusi agar tidak ada tumpang tindih antara Desa Adat dan Desa Dinas, serta solusi dari adanya kesulitan peralihan dari Desa Adat ke Desa Dinas. Dalam suasana santai dan kekeluargaan, Bupati mengatakan akan mengawal aspirasi tersebut, serta mefasilitasi pertemuan desa dinas dan desa adat untuk membuat tim kecil agar bisa merumuskan aspirasi dari ke dua belah pihak. Hal ini , jelas Bupati, agar UU Desa mampu meberikan ruang bagi desa dalam membangun wilayahnya demi kesejahteraan warganya.

Via : Buleleng
Meski Hari Sabtu, Bupati Tetap Terima Aspirasi Masyarakat
http://2.bp.blogspot.com/-b6u6liM2_vY/U_66yqB6HeI/AAAAAAAAC8w/HLJzx5FLNCA/s72-c/rapat%2Bbupati%2Bbuleleng.jpg
Baca
Lomba Layar Dikuti 102 Peserta Rebut Hadiah Jutaan Rupiah

Lomba Layar Dikuti 102 Peserta Rebut Hadiah Jutaan Rupiah

BULELENG,
Pagi itu,26/8, pantai Kerobokan yang indah terasa semarak. Ratusan jukung bersiap beradu. Kemudian sekitar pukul 10 wita, Bupati Buleleng bersama Muspida menaiki perahu menuju ke tengah ,dan melepas seikat balon tanda lomba perahu layar dimulai. Maka ratusan jukung pun bergerak cepat ditingkah sorak penoton dan alunan musik balaganjur yang herois.
Mengambil strat di pantai Kerobokan Kecamatan Sawan dan finish di pantai Bina Ria Kalibukbuk Lovina, lomba diikuti 102 peserta melebihi peserta tahun lalu yang berjumlah 82 peserta dari perwakilan nelayan semua kecamatan yang memiliki pesisir pantai.Mereka a adu cepat memacu jukung  dengan hadiah pertama berupa piala dan uang Rp. 5,5 juta, juara II Rp.4,5 juta, juara III dan uan Rp.3,5 juta. Hadiah ini ditambah dengan sejumlah hadiah tambahan dari sponsor. Masih ada juara harapan I- III dengan hadiah uang dan hadiah sponsor.
Selain itu, diserahkan juga sejumlah bantuan untuk memberdayakan nelayan berupa bantuan peralatan penangkap ikan senilai Rp. 500 juta lebih. Bantuan juga diterima berupa kartu nelayan 406 buah dari kementrian Perikanan dan Kelautan, serta bantuan sertifikat tanah nelayan 100 bidang  dari BPN.
Bantuan ini diserahkan oleh Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana yang juga membuka lomba perahu layar, penyerahan bantuan juga dilakukan oleh Muspida dan Sekda Buleleng. Sebelumnya dilepas benih ikan ke kolam ,serta makan sate ikan yang diikuti oleh masyarakat dan anak-anak SD.
Bupati mengatakan perlombaann bertujuan untuk merayakan HUT RI ke-69, serta untuk meningkatkan kehandalan para nelayan dan mengenalkan kekayaan laut pada masyarakat luas baik dibidang tankapnya maupun pariwisatanya. “ Jika nelayan sudah handal,maka Diskanla akan lebih mefasiltasi agar daya tangkap nelayan lebih besar,” ucapnya.



Via : Buleleng
BULELENG,
Pagi itu,26/8, pantai Kerobokan yang indah terasa semarak. Ratusan jukung bersiap beradu. Kemudian sekitar pukul 10 wita, Bupati Buleleng bersama Muspida menaiki perahu menuju ke tengah ,dan melepas seikat balon tanda lomba perahu layar dimulai. Maka ratusan jukung pun bergerak cepat ditingkah sorak penoton dan alunan musik balaganjur yang herois.
Mengambil strat di pantai Kerobokan Kecamatan Sawan dan finish di pantai Bina Ria Kalibukbuk Lovina, lomba diikuti 102 peserta melebihi peserta tahun lalu yang berjumlah 82 peserta dari perwakilan nelayan semua kecamatan yang memiliki pesisir pantai.Mereka a adu cepat memacu jukung  dengan hadiah pertama berupa piala dan uang Rp. 5,5 juta, juara II Rp.4,5 juta, juara III dan uan Rp.3,5 juta. Hadiah ini ditambah dengan sejumlah hadiah tambahan dari sponsor. Masih ada juara harapan I- III dengan hadiah uang dan hadiah sponsor.
Selain itu, diserahkan juga sejumlah bantuan untuk memberdayakan nelayan berupa bantuan peralatan penangkap ikan senilai Rp. 500 juta lebih. Bantuan juga diterima berupa kartu nelayan 406 buah dari kementrian Perikanan dan Kelautan, serta bantuan sertifikat tanah nelayan 100 bidang  dari BPN.
Bantuan ini diserahkan oleh Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana yang juga membuka lomba perahu layar, penyerahan bantuan juga dilakukan oleh Muspida dan Sekda Buleleng. Sebelumnya dilepas benih ikan ke kolam ,serta makan sate ikan yang diikuti oleh masyarakat dan anak-anak SD.
Bupati mengatakan perlombaann bertujuan untuk merayakan HUT RI ke-69, serta untuk meningkatkan kehandalan para nelayan dan mengenalkan kekayaan laut pada masyarakat luas baik dibidang tankapnya maupun pariwisatanya. “ Jika nelayan sudah handal,maka Diskanla akan lebih mefasiltasi agar daya tangkap nelayan lebih besar,” ucapnya.



Via : Buleleng
Lomba Layar Dikuti 102 Peserta Rebut Hadiah Jutaan Rupiah
http://3.bp.blogspot.com/-SZCwggL1M7g/U_65oEvc2nI/AAAAAAAAC8k/l2cuIHelrHE/s72-c/perahu%2Blayar.jpg
Baca
PERBAKIN Buleleng Mulai Lirik Potensi Pemburu Liar

PERBAKIN Buleleng Mulai Lirik Potensi Pemburu Liar


BULELENG,
Kejuaraan Menembak Metalic Seluete yang diadakan oleh Perbakin Buleleng dalam rangka peringatan HUT RI KE 69 pagi tadi, Sabtu (23/8/2014) mulai dibuka oleh Ketua Umum Pengda Perbakin Bali Brigjen.Pol I Gusti Ngurah Aswibawa di Lapangan tembak Wira Yudha Perbakin Buleleng Dusun Dangin Yeh, Desa Giri Emas, Kecamatan Sawan.

Tujuan diadakan lomba ini selain sebagai sosialisasi juga untuk menarik minat masyarakat Buleleng yang selama ini memiliki potensi di berbagai pelosok sebagai pemburu liar yang tidak terorganisir ikut bergabung dalam organisasi, selain untuk mempersiapkan diri menyambut Porprov 2015 nanti.

"Banyak pemburu liar memiliki potensi sebagai atlet tembak khususnya pemburu liar, untuk menyalurkan hobby nya tanpa membunuh satwa kita kembangkan dan mengajak bergabung dengan Perbakin Buleleng atau turun gunung," papar I Gusti Ngurah Aswibawa yang juga merupakan Waka Polda Bali.

Dalam kesempatan tersebut I Gusti Ngurah Aswibawa sangat mengapresiasi para atlet muda berprestasi seperti Samuel dan Semi yang merupakan sodara kembar dari SMP N 2 Singaraja yang kerap menjadi juara dalam perlombaan menembak.

Giat perlombaan ini rencananya akan diikuti oleh club menembak dari Buleleng, Badung, Denpasar, Gianyar, Jembrana, serta turut meramaikan Blambangan Shooting club dari Banyuwangi dan Argopuro shooting club dari Jember.



Via : Lokal Zone

BULELENG,
Kejuaraan Menembak Metalic Seluete yang diadakan oleh Perbakin Buleleng dalam rangka peringatan HUT RI KE 69 pagi tadi, Sabtu (23/8/2014) mulai dibuka oleh Ketua Umum Pengda Perbakin Bali Brigjen.Pol I Gusti Ngurah Aswibawa di Lapangan tembak Wira Yudha Perbakin Buleleng Dusun Dangin Yeh, Desa Giri Emas, Kecamatan Sawan.

Tujuan diadakan lomba ini selain sebagai sosialisasi juga untuk menarik minat masyarakat Buleleng yang selama ini memiliki potensi di berbagai pelosok sebagai pemburu liar yang tidak terorganisir ikut bergabung dalam organisasi, selain untuk mempersiapkan diri menyambut Porprov 2015 nanti.

"Banyak pemburu liar memiliki potensi sebagai atlet tembak khususnya pemburu liar, untuk menyalurkan hobby nya tanpa membunuh satwa kita kembangkan dan mengajak bergabung dengan Perbakin Buleleng atau turun gunung," papar I Gusti Ngurah Aswibawa yang juga merupakan Waka Polda Bali.

Dalam kesempatan tersebut I Gusti Ngurah Aswibawa sangat mengapresiasi para atlet muda berprestasi seperti Samuel dan Semi yang merupakan sodara kembar dari SMP N 2 Singaraja yang kerap menjadi juara dalam perlombaan menembak.

Giat perlombaan ini rencananya akan diikuti oleh club menembak dari Buleleng, Badung, Denpasar, Gianyar, Jembrana, serta turut meramaikan Blambangan Shooting club dari Banyuwangi dan Argopuro shooting club dari Jember.



Via : Lokal Zone
PERBAKIN Buleleng Mulai Lirik Potensi Pemburu Liar
http://2.bp.blogspot.com/-ixyeIY4rAVw/U_lUjrO58QI/AAAAAAAAC8A/G7CGHdpeNAg/s72-c/Lomba%2BPerbakin.JPG
Baca
Kelian Desa Pakraman Dapat Bantuan Sepeda Motor

Kelian Desa Pakraman Dapat Bantuan Sepeda Motor

Ilustrasi

BULELENG,
Sebanyak 169 kelian Desa Pakraman se - Kabupaten  Buleleng mendapat bantuan sepeda motor jenis bebek dari Pemrov.Bali. Penyerahan bantuan dilakukan oleh Wakil Gubernur Bali I Ketut Sudikerta pada hari Rabu,20/8, di gedung Sasana Budaya. Wagub berharap, sepeda motor bantuan itu dapat membantu  Kelian Desa Pakraman dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, maupun melaksanakan tugas sehari-hari.
Sebelumnya Pemkab Buleleng telah pula memberikan bantuan sepeda motor kepada Desa Pakraman. Menurut salah satu penerima bantuan, Kelian Desa Pakraman Jagaraga, Kecamatan Sawan, Nyoman Sura Dharmayasa, sepeda motor bantuan Pemkab. Buleleng akan digunakan oleh prajuru desa pakraman lainnya sehingga segela kegiatan prajuru lebih lancar.
Terkait bantaun keuangan, jelas Sura, Pemrov Bali menjanjikan akan meningkatkan bantuan dari Rp.100 juta tahun 2014, pada taun 2015 akan menjadi Rp.200 juta. Dipaparkan, penggunaan bantuan Rp. 100 juta per tahun yang diterimanya,digunakan untuk kegiatan Pasraman sebanyak Rp.20 juta, ATK Rp.15 juta, dan sisanya untuk kegiatan sehari-hari serta bantuan upacara dan rehab pembangunan fasilitas desa pakraman.



Ilustrasi

BULELENG,
Sebanyak 169 kelian Desa Pakraman se - Kabupaten  Buleleng mendapat bantuan sepeda motor jenis bebek dari Pemrov.Bali. Penyerahan bantuan dilakukan oleh Wakil Gubernur Bali I Ketut Sudikerta pada hari Rabu,20/8, di gedung Sasana Budaya. Wagub berharap, sepeda motor bantuan itu dapat membantu  Kelian Desa Pakraman dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, maupun melaksanakan tugas sehari-hari.
Sebelumnya Pemkab Buleleng telah pula memberikan bantuan sepeda motor kepada Desa Pakraman. Menurut salah satu penerima bantuan, Kelian Desa Pakraman Jagaraga, Kecamatan Sawan, Nyoman Sura Dharmayasa, sepeda motor bantuan Pemkab. Buleleng akan digunakan oleh prajuru desa pakraman lainnya sehingga segela kegiatan prajuru lebih lancar.
Terkait bantaun keuangan, jelas Sura, Pemrov Bali menjanjikan akan meningkatkan bantuan dari Rp.100 juta tahun 2014, pada taun 2015 akan menjadi Rp.200 juta. Dipaparkan, penggunaan bantuan Rp. 100 juta per tahun yang diterimanya,digunakan untuk kegiatan Pasraman sebanyak Rp.20 juta, ATK Rp.15 juta, dan sisanya untuk kegiatan sehari-hari serta bantuan upacara dan rehab pembangunan fasilitas desa pakraman.



Kelian Desa Pakraman Dapat Bantuan Sepeda Motor
http://1.bp.blogspot.com/-JPl3ckOU4dc/U_VlEtgozdI/AAAAAAAAC6g/75dEtZ33ruk/s72-c/ilustrasi-motor-plat-merah.jpg
Baca
Ini Himbauan Resmi Dinas Perhubungan Dalam Rangka Gerak Jalan 45 km

Ini Himbauan Resmi Dinas Perhubungan Dalam Rangka Gerak Jalan 45 km



Ini Himbauan Resmi Dinas Perhubungan Dalam Rangka Gerak Jalan 45 km
http://3.bp.blogspot.com/--FkFpJe1UOQ/U_VceYAeRbI/AAAAAAAAC6U/uGTLn8LzDH4/s72-c/himbauan%2Bdishub.jpg
Baca
SMA Bali Mandara Wakili Buleleng Dalam Jember Fashion Festival 2014

SMA Bali Mandara Wakili Buleleng Dalam Jember Fashion Festival 2014


BULELENG,
Pemenang Desain Endek dalam Buleleng Endek Carnival serangkaian dengan Buleleng Festival 10 Agustus lalu, SMA Bali Mandara akhirnya resmi mewakili Kabupaten Buleleng untuk mengikuti Wonderful Archipelago Carnival Indonesia (WACI) di Jember, Jawa Timur, 23 hingga 25 Agustus mendatang. WACI sendiri masih menjadi rangkaian Jember Fashion Carnaval (JFC) event carnival yang sudah go internasional. Dalam carnival nanti Duta Buleleng tersebut akan mengenalkan potensi bahari Buleleng dalam bentuk rancangan desain fashion karnaval sama seperti yang diperagakan saat Buleleng Endek Carnival lalu.

          Atas partisipasi tersebut, Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, ST pun langsung menemui tim SMA Bali Mandara diruang kerjanya di Kantor Bupati Senin 18/8. Dalam pertemuan yang penuh kekeluargaan tersebut, Bupati Agus Suradnyana mengaku bangga atas undangan yang diberikan AKARI (Asosiasi Karnaval Indonesia) kepada Kabupaten Buleleng setelah melihat lebih dekat pelaksanaan Buleleng Endek Carnival lalu.
Menurutnya, Buleleng bisa tampil dalam Jember Fashion Carnival adalah suatu kehormatan tersendiri. Selain untuk memperkenalkan desain berbahan dasar kain endek buleleng juga sebagai upaya mempromosikan Kabupaten Buleleng dikancah desainer nasional dan internasional. Bahkan Bupati Agus berencana akan hadir ke Jember untuk memberikan dukungan nyata ke peserta Carnival“ Saya mengucapkan selamat kepada adik-adik dari SMA Bali Mandara yang akan tampil di Jember.

Semoga mampu memberikan yang terbaik bagi daerah. Saya ingin nonton adik-adik selama show di Jember. Mudah-mudahan tidak ada halangan” harapnya. Bupati menambahkan, para pelajar tidak hanya dituntut cerdas dalam hal akademis, tapi non akademis harus tetap diperhatikan untuk mampu berinteraksi di lingkungan sosial. Sementara itu, Kordinator tim SMA Bali Mandara Rista Mulia Dewi ditemui usai bertemu Bupati mengatakan kesempatan yang diberikan untuk tampil di Jember adalah suatu kehormatan. Terlebih dalam carnival tersebut dilombakan dan pemenangnya akan diutus ke luar negeri untuk mengikuti kontes carnival internasional.

Sekadar diketahui, pada Buleleng Endek Carnival lalu, SMAN Bali Mandara menjadi juara pertama, disusul SMAN 1 Singaraja sebagai juara kedua, dan SMKN 1 Singaraja sebagai juara ketiga. Sedangkan Juara Harapan I diraih SMAN 4 Singaraja, Juara Harapan II diraih SMAN 3 Singaraja, dan Juara Harapan III diraih SMAN 1 Sukasada. Dewan juri dalam BEC lalu, adalah tiga orang desainer nasional, masing-masing Lia Mustafa, I Gusti Ayu Agung Istri Sari Dewi, dan Afif Ghurub Bestari.


BULELENG,
Pemenang Desain Endek dalam Buleleng Endek Carnival serangkaian dengan Buleleng Festival 10 Agustus lalu, SMA Bali Mandara akhirnya resmi mewakili Kabupaten Buleleng untuk mengikuti Wonderful Archipelago Carnival Indonesia (WACI) di Jember, Jawa Timur, 23 hingga 25 Agustus mendatang. WACI sendiri masih menjadi rangkaian Jember Fashion Carnaval (JFC) event carnival yang sudah go internasional. Dalam carnival nanti Duta Buleleng tersebut akan mengenalkan potensi bahari Buleleng dalam bentuk rancangan desain fashion karnaval sama seperti yang diperagakan saat Buleleng Endek Carnival lalu.

          Atas partisipasi tersebut, Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, ST pun langsung menemui tim SMA Bali Mandara diruang kerjanya di Kantor Bupati Senin 18/8. Dalam pertemuan yang penuh kekeluargaan tersebut, Bupati Agus Suradnyana mengaku bangga atas undangan yang diberikan AKARI (Asosiasi Karnaval Indonesia) kepada Kabupaten Buleleng setelah melihat lebih dekat pelaksanaan Buleleng Endek Carnival lalu.
Menurutnya, Buleleng bisa tampil dalam Jember Fashion Carnival adalah suatu kehormatan tersendiri. Selain untuk memperkenalkan desain berbahan dasar kain endek buleleng juga sebagai upaya mempromosikan Kabupaten Buleleng dikancah desainer nasional dan internasional. Bahkan Bupati Agus berencana akan hadir ke Jember untuk memberikan dukungan nyata ke peserta Carnival“ Saya mengucapkan selamat kepada adik-adik dari SMA Bali Mandara yang akan tampil di Jember.

Semoga mampu memberikan yang terbaik bagi daerah. Saya ingin nonton adik-adik selama show di Jember. Mudah-mudahan tidak ada halangan” harapnya. Bupati menambahkan, para pelajar tidak hanya dituntut cerdas dalam hal akademis, tapi non akademis harus tetap diperhatikan untuk mampu berinteraksi di lingkungan sosial. Sementara itu, Kordinator tim SMA Bali Mandara Rista Mulia Dewi ditemui usai bertemu Bupati mengatakan kesempatan yang diberikan untuk tampil di Jember adalah suatu kehormatan. Terlebih dalam carnival tersebut dilombakan dan pemenangnya akan diutus ke luar negeri untuk mengikuti kontes carnival internasional.

Sekadar diketahui, pada Buleleng Endek Carnival lalu, SMAN Bali Mandara menjadi juara pertama, disusul SMAN 1 Singaraja sebagai juara kedua, dan SMKN 1 Singaraja sebagai juara ketiga. Sedangkan Juara Harapan I diraih SMAN 4 Singaraja, Juara Harapan II diraih SMAN 3 Singaraja, dan Juara Harapan III diraih SMAN 1 Sukasada. Dewan juri dalam BEC lalu, adalah tiga orang desainer nasional, masing-masing Lia Mustafa, I Gusti Ayu Agung Istri Sari Dewi, dan Afif Ghurub Bestari.

SMA Bali Mandara Wakili Buleleng Dalam Jember Fashion Festival 2014
http://3.bp.blogspot.com/-OxMmR7n6gmo/U_QdNCftDgI/AAAAAAAAC6E/kDka2Dww7TI/s72-c/sma%2Bbali%2Bmandara.jpg
Baca
Semarak Peringatan HUT RI di Buleleng

Semarak Peringatan HUT RI di Buleleng

Photo : Dewata News

BULELENG,
Peringatan HUT RI ke-69 di Kabupaten Buleleng terbilang semarak. Peringatan tidak hanya melalui  upacara pengibaran bendera, juga menggelar berbagai kegiatan lomba yang melibatkan masyarakat. Terkait ini, Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana usai menjadi mimpin upacara pengibaran bendera di Taman Kota Singaraja,17/8, mengatakan partisipasi masyarakat Buleleng dalam merayakan HUT RI ke-69 di Kabupaten Buleleng patut dipuji.Pasalnya selain menggelar upacara bendera di setiap kecamatan dan desa, juga masyarakat secara spontan menggelar berbagai lomba dan atraksi kesenian sehingga perayaan menjadi semarak. 
Kesemarakan perayaan bisa dilihat melalui lomba gerak jalan yang pesertanya semakin meningkat. Kemudian di Desa Bebetin Kecamatan Sawan, Perbekel dan warga desa menggelar pawai usai upacara bendera di lapangan desa. “ Kami juga memutuskan mengibarkan bendera selama sebulan penuh, “ungkap Perbekel Bebetin Ketut Laksana. Sementara di Kecamatan Sukasada, sejak tanggal 6 Agutus telah menggelar berbagai kegiatan sehingga perayaan menjadi semarak.
Sedangkan di lokasi Pameran Pembangunan, Camat Buleleng Putu Ayu Reika Nurhaeni,S.Sos menggelar lomba panjat pinang yang dimulai sejak pukul 12.30 dengan menyiapkan 10 pohon pinang. Lomba ini ditonton secara antusias oleh ratusan penonton yang membludak di areal pameran di lapangan Bhuwana Patra. “ Acara Lomba Panjat Pinang selain untuk menyemarakan HUT RI ke-69,juga untuk mempererat tali persaudaraan dan menunjukan sikap kekompakan dan persatuan, “ ucapnya dihadapan Bupati, Wakil Bupati, Sekda serta sejumlah undangan sebelum lomba digelar. Lomba yang diikuti 22 kelompok pemanjat ini memperbutkan tiga buah hadiah utama berupa sepeda motor scoopy yang akhirnya berhasil direbut dari kelompok asal Desa Sambangan Kecamatan Sukasada.





Photo : Dewata News

BULELENG,
Peringatan HUT RI ke-69 di Kabupaten Buleleng terbilang semarak. Peringatan tidak hanya melalui  upacara pengibaran bendera, juga menggelar berbagai kegiatan lomba yang melibatkan masyarakat. Terkait ini, Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana usai menjadi mimpin upacara pengibaran bendera di Taman Kota Singaraja,17/8, mengatakan partisipasi masyarakat Buleleng dalam merayakan HUT RI ke-69 di Kabupaten Buleleng patut dipuji.Pasalnya selain menggelar upacara bendera di setiap kecamatan dan desa, juga masyarakat secara spontan menggelar berbagai lomba dan atraksi kesenian sehingga perayaan menjadi semarak. 
Kesemarakan perayaan bisa dilihat melalui lomba gerak jalan yang pesertanya semakin meningkat. Kemudian di Desa Bebetin Kecamatan Sawan, Perbekel dan warga desa menggelar pawai usai upacara bendera di lapangan desa. “ Kami juga memutuskan mengibarkan bendera selama sebulan penuh, “ungkap Perbekel Bebetin Ketut Laksana. Sementara di Kecamatan Sukasada, sejak tanggal 6 Agutus telah menggelar berbagai kegiatan sehingga perayaan menjadi semarak.
Sedangkan di lokasi Pameran Pembangunan, Camat Buleleng Putu Ayu Reika Nurhaeni,S.Sos menggelar lomba panjat pinang yang dimulai sejak pukul 12.30 dengan menyiapkan 10 pohon pinang. Lomba ini ditonton secara antusias oleh ratusan penonton yang membludak di areal pameran di lapangan Bhuwana Patra. “ Acara Lomba Panjat Pinang selain untuk menyemarakan HUT RI ke-69,juga untuk mempererat tali persaudaraan dan menunjukan sikap kekompakan dan persatuan, “ ucapnya dihadapan Bupati, Wakil Bupati, Sekda serta sejumlah undangan sebelum lomba digelar. Lomba yang diikuti 22 kelompok pemanjat ini memperbutkan tiga buah hadiah utama berupa sepeda motor scoopy yang akhirnya berhasil direbut dari kelompok asal Desa Sambangan Kecamatan Sukasada.





Semarak Peringatan HUT RI di Buleleng
http://1.bp.blogspot.com/-3qBm-CaSP1Y/U_KmqSMPmLI/AAAAAAAAC50/7ZC1vajfXmE/s72-c/Lomba%2Bpanjat%2Bpinang%2Bperebutkan%2B3%2Bmotor%2BScoopy.jpg
Baca
Apresiasi Pemkab Buleleng Terhadap Para Veteran

Apresiasi Pemkab Buleleng Terhadap Para Veteran


BULELENG,

       Di tengah kemeriahan HUT RI di Kabupaten Buleleng, kegiatan sosial ditunjukan Pemkab Buleleng khususnya kepada para Veteran pejuang Buleleng yang ikut memperjuangkan memerdekan Indonesia. Hal ini tercermin dalam kegiatan tatap muka Veteran yang dipimpin langsung Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana di Wantilan Praja Winangun Kantor Bupati Buleleng, Sabtu 16/08.

      Tidak hanya sekedar bertatap muka, orang nomer satu di Buleleng ini pun berjanji untuk memberikan fasilitas kelas satu kepada para veteran yang ingin berobat di rumah sakit, sebagai wujud penghargaan kepada para veteran yang rata-rata sudah memasuki usia lanjut. “ Sebenarnya program ini sudah berjalan, sarana prasarana sudah disiapkan oleh RSUD dan Dinas Kesehatan, sekarang tinggal pemberitahuannya saja agar dapat memanfaatkan layanan tersebut “ ujarnya.

      Selain kesehatan, Mantan Ketua Komisi III DPRD Bali ini juga mengaku telah menggulirkan program bedah rumah kepada para veteran di Kabupaten Buleleng. Dari data yang diperoleh dari Dinas Soial Kabupaten Buleleng tercatat 155 rehab rumah telah diusulkan dengan nilai bantuan 15 Juta telah diusulkan kepada Kementrian Perumahan Rakyat (Kemenpera) yang rencananya secara bertahap mulai diserahkan tahun 2014, “ Kita juga sudah programkan lewat Dinas Sosial, ini salah satu bentuk perhatian kita jangan sampai para veteran yang telah mengorbankan jiwa raganya demi Indonesia tidak mendapatkan penghargaan sesuai jasanya”ungkapnya.



BULELENG,

       Di tengah kemeriahan HUT RI di Kabupaten Buleleng, kegiatan sosial ditunjukan Pemkab Buleleng khususnya kepada para Veteran pejuang Buleleng yang ikut memperjuangkan memerdekan Indonesia. Hal ini tercermin dalam kegiatan tatap muka Veteran yang dipimpin langsung Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana di Wantilan Praja Winangun Kantor Bupati Buleleng, Sabtu 16/08.

      Tidak hanya sekedar bertatap muka, orang nomer satu di Buleleng ini pun berjanji untuk memberikan fasilitas kelas satu kepada para veteran yang ingin berobat di rumah sakit, sebagai wujud penghargaan kepada para veteran yang rata-rata sudah memasuki usia lanjut. “ Sebenarnya program ini sudah berjalan, sarana prasarana sudah disiapkan oleh RSUD dan Dinas Kesehatan, sekarang tinggal pemberitahuannya saja agar dapat memanfaatkan layanan tersebut “ ujarnya.

      Selain kesehatan, Mantan Ketua Komisi III DPRD Bali ini juga mengaku telah menggulirkan program bedah rumah kepada para veteran di Kabupaten Buleleng. Dari data yang diperoleh dari Dinas Soial Kabupaten Buleleng tercatat 155 rehab rumah telah diusulkan dengan nilai bantuan 15 Juta telah diusulkan kepada Kementrian Perumahan Rakyat (Kemenpera) yang rencananya secara bertahap mulai diserahkan tahun 2014, “ Kita juga sudah programkan lewat Dinas Sosial, ini salah satu bentuk perhatian kita jangan sampai para veteran yang telah mengorbankan jiwa raganya demi Indonesia tidak mendapatkan penghargaan sesuai jasanya”ungkapnya.


Apresiasi Pemkab Buleleng Terhadap Para Veteran
http://2.bp.blogspot.com/-1E3uBdvNrFo/U_BQhWxjeGI/AAAAAAAAC5c/UNteglzy6V0/s72-c/veteran%2Bbuleleng.jpg
Baca