--: Dewata News -- Media Partner Informasi Anda :--
Buleleng Mekorot Festival, Ajang Bagi Pecinta Adu Layangan

Buleleng Mekorot Festival, Ajang Bagi Pecinta Adu Layangan



BULELENG,
Kabupaten Buleleng seakan tidak pernah sepi dari kegiatan yang melibatkan partisipasi masyarakat. Setelah sebelumnya sukses dengan Buleleng Festival dan Buleleng Endek Carnival, kini masyarakat buleleng khususnya pencinta permainan layang-layang akan disuguhi Buleleng Mekorot Festival 26 September nanti di kawasan Lovina yang diselenggarakan JCI ( Junior Chamber International) dan didukung oleh Wirausaha Muda Singaraja, Komunitas Anak Alam, dan Buleleng Community.

Ditemui usai beraudiensi dengan Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, ST diruang kerjanya 15/9, salah satu panitia Gung Weda mengatakan latar belakang digelarnya Buleleng Mekorot Festival adalah untuk melestarikan budaya "mekorot" yang merupakan permainan layang-layang khas Buleleng. Pesertanya pun dari anak-anak hingga dewasa "Kami ingin memberikan pengalaman baru akan festival layang-layang dengan taste yang berbeda dari biasanya" ucapnya.

Yang membedakan dalam Festival Mekorot ini, panitia juga melakukan aksi bersih-bersih dengan pengumpulan sampah plastik dari peserta yang nantinya bisa ditukarkan dengan layang-layang. Selain itu, panitia nantinya akan mengumpulkan buku dan alat tulis dari peserta lomba yang nantinya akan disalurkan kepada adik asuh dari Buleleng Community dan Komunitas Anak Alam."Selain hiburan, kompetisi juga ada edukasi sampah plastik kepada masyarakat" tambahnya.

Bupati Putu Agus Suradnyana, usai menerima panitia Buleleng Mekorot Festival mendukung pelaksanaan lomba yang diyakini akan menjadi event besar ditahun mendatang. Bupati melihat, Festival Mekorot sesuai dengan terjemahan jiwa masyarakat Buleleng yaitu jengah dan berjiwa kompetisi. Bupati Agus berharap, Festival Mekorot bisa menjadi calender event setiap tahun untuk menambah agenda pariwisata Buleleng. "Karena ini baru pertama kali, maka tahun depan kita perluas cakupan kompetisinya ketingkat nasional. Saya sudah sampaikan ke panitia agar berkordinasi dengan Tim Kreatif saya untuk mensukseskan event Buleleng Mekorot ini agar gema dan gaungnya lebih terasa" ulasnya.


Via : Humas Buleleng



BULELENG,
Kabupaten Buleleng seakan tidak pernah sepi dari kegiatan yang melibatkan partisipasi masyarakat. Setelah sebelumnya sukses dengan Buleleng Festival dan Buleleng Endek Carnival, kini masyarakat buleleng khususnya pencinta permainan layang-layang akan disuguhi Buleleng Mekorot Festival 26 September nanti di kawasan Lovina yang diselenggarakan JCI ( Junior Chamber International) dan didukung oleh Wirausaha Muda Singaraja, Komunitas Anak Alam, dan Buleleng Community.

Ditemui usai beraudiensi dengan Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, ST diruang kerjanya 15/9, salah satu panitia Gung Weda mengatakan latar belakang digelarnya Buleleng Mekorot Festival adalah untuk melestarikan budaya "mekorot" yang merupakan permainan layang-layang khas Buleleng. Pesertanya pun dari anak-anak hingga dewasa "Kami ingin memberikan pengalaman baru akan festival layang-layang dengan taste yang berbeda dari biasanya" ucapnya.

Yang membedakan dalam Festival Mekorot ini, panitia juga melakukan aksi bersih-bersih dengan pengumpulan sampah plastik dari peserta yang nantinya bisa ditukarkan dengan layang-layang. Selain itu, panitia nantinya akan mengumpulkan buku dan alat tulis dari peserta lomba yang nantinya akan disalurkan kepada adik asuh dari Buleleng Community dan Komunitas Anak Alam."Selain hiburan, kompetisi juga ada edukasi sampah plastik kepada masyarakat" tambahnya.

Bupati Putu Agus Suradnyana, usai menerima panitia Buleleng Mekorot Festival mendukung pelaksanaan lomba yang diyakini akan menjadi event besar ditahun mendatang. Bupati melihat, Festival Mekorot sesuai dengan terjemahan jiwa masyarakat Buleleng yaitu jengah dan berjiwa kompetisi. Bupati Agus berharap, Festival Mekorot bisa menjadi calender event setiap tahun untuk menambah agenda pariwisata Buleleng. "Karena ini baru pertama kali, maka tahun depan kita perluas cakupan kompetisinya ketingkat nasional. Saya sudah sampaikan ke panitia agar berkordinasi dengan Tim Kreatif saya untuk mensukseskan event Buleleng Mekorot ini agar gema dan gaungnya lebih terasa" ulasnya.


Via : Humas Buleleng

Buleleng Mekorot Festival, Ajang Bagi Pecinta Adu Layangan
http://3.bp.blogspot.com/-nVsoHckQipI/VBkZJn4iOSI/AAAAAAAADFg/U_3xBMfFQ-Q/s72-c/10622805_10204627729114103_3404870496621313681_n.jpg
Baca
Melihat Buleleng Dimasa Keemasan

Melihat Buleleng Dimasa Keemasan

KOLEKSI FOTO TEMPO DULU BULELENG


Ahli linguistik Neubronner Herman van der Tuuk (1824-1894) untuk kediamannya di desa di sebelah selatan Singaradja

Anak Agung Panji Tisna

Baris Demang Buleleng

Bebonangan Desa Sangsit

Benteng Jagaraga

Bongkar Muat Barang di Pelabuhan Buleleng

Tjelukan Bawang

Dermaga-Dermaga Kecil di Buleleng

Masyarakat Desa Pedawa

Dua Prajurit Buleleng

Dua pria Buleleng sedang beristirahat di sawah Gitgit

Gadis mencuci di saluran irigasi untuk lahan sawah di Bungkulan

Sekeha Gambelan di Desa Sangsit

Goesti Poetoe Djilantik dengan beberapa instrumen gamelan di Singaradja

Gusti Bagus Soerio dan Punggawa dari Singaradja

Gusti Ngurah Jelantik

Istana Raja Boeleleng Singaradja

Jalan raya Antosari sebelah barat dari Singaraja

Jembatan diatas Sungai Buleleng

kantor KPM (Koninklijke Paketvaart Maatschappij)

kapal royal van der hagen di pelabuhan buleleng

Patroli Militer Belanda di Pantai Utara Bali

Proses Muat Kerbau ke Atas Kapal di Pelabuhan Buleleng

Bongkar Muatan Babi di Pelabuhan Buleleng

Para Turis dari Eropa Berkunjung Ke Desa Munduk

Pasar Buleleng

Masyarakat di Benteng Jagaraga

Proses Muat Kerbau ke Atas Kapal di Pelabuhan Buleleng

Proses Muat Kerbau ke Atas Kapal di Pelabuhan Buleleng

Mobil Pemimpin Belanda Diturunkan Dari Atas Kapal di Pelabuhan Buleleng

Pengrajin Tenun di Desa Bungkulan

Upacara Persembahan Untuk Pembangunan Landasan Bandara Buleleng (Letkol Wisnu)


Peta departemen Buleleng diproduksi pada tahun 1885 oleh surveyor asli Raden Mas Ronodirdjo bawah pengawasan Comptroller of the 1st Class di FA Sipil Liefrinck

Peta divisi Buleleng dan jembrana diproduksi pada tahun 1885 oleh surveyor asli Raden Mas Ronodirdjo bawah pengawasan Controller 1st Class FA Liefrinck

Pertanian Garam Desa Tejakula

Upacara Kremasi Mayat

Masyarakat Membawa Bunga di Pura Beji Sangsit

Patung Ganesha di Pura Menasa Sinabun

Putri Raja dari Buleleng, yang diasingkan pada tahun 1872

Rumah Perhimpunan Masyarakat buleleng

Tempat Beristirahat Gusti Ngurah Panji Sakti

Tukad Banyumala

KOLEKSI FOTO TEMPO DULU BULELENG


Ahli linguistik Neubronner Herman van der Tuuk (1824-1894) untuk kediamannya di desa di sebelah selatan Singaradja

Anak Agung Panji Tisna

Baris Demang Buleleng

Bebonangan Desa Sangsit

Benteng Jagaraga

Bongkar Muat Barang di Pelabuhan Buleleng

Tjelukan Bawang

Dermaga-Dermaga Kecil di Buleleng

Masyarakat Desa Pedawa

Dua Prajurit Buleleng

Dua pria Buleleng sedang beristirahat di sawah Gitgit

Gadis mencuci di saluran irigasi untuk lahan sawah di Bungkulan

Sekeha Gambelan di Desa Sangsit

Goesti Poetoe Djilantik dengan beberapa instrumen gamelan di Singaradja

Gusti Bagus Soerio dan Punggawa dari Singaradja

Gusti Ngurah Jelantik

Istana Raja Boeleleng Singaradja

Jalan raya Antosari sebelah barat dari Singaraja

Jembatan diatas Sungai Buleleng

kantor KPM (Koninklijke Paketvaart Maatschappij)

kapal royal van der hagen di pelabuhan buleleng

Patroli Militer Belanda di Pantai Utara Bali

Proses Muat Kerbau ke Atas Kapal di Pelabuhan Buleleng

Bongkar Muatan Babi di Pelabuhan Buleleng

Para Turis dari Eropa Berkunjung Ke Desa Munduk

Pasar Buleleng

Masyarakat di Benteng Jagaraga

Proses Muat Kerbau ke Atas Kapal di Pelabuhan Buleleng

Proses Muat Kerbau ke Atas Kapal di Pelabuhan Buleleng

Mobil Pemimpin Belanda Diturunkan Dari Atas Kapal di Pelabuhan Buleleng

Pengrajin Tenun di Desa Bungkulan

Upacara Persembahan Untuk Pembangunan Landasan Bandara Buleleng (Letkol Wisnu)


Peta departemen Buleleng diproduksi pada tahun 1885 oleh surveyor asli Raden Mas Ronodirdjo bawah pengawasan Comptroller of the 1st Class di FA Sipil Liefrinck

Peta divisi Buleleng dan jembrana diproduksi pada tahun 1885 oleh surveyor asli Raden Mas Ronodirdjo bawah pengawasan Controller 1st Class FA Liefrinck

Pertanian Garam Desa Tejakula

Upacara Kremasi Mayat

Masyarakat Membawa Bunga di Pura Beji Sangsit

Patung Ganesha di Pura Menasa Sinabun

Putri Raja dari Buleleng, yang diasingkan pada tahun 1872

Rumah Perhimpunan Masyarakat buleleng

Tempat Beristirahat Gusti Ngurah Panji Sakti

Tukad Banyumala

Melihat Buleleng Dimasa Keemasan
http://3.bp.blogspot.com/-w6DaJGoNsDo/VBPpqNY7mOI/AAAAAAAADAE/5Zz9dkRUlK8/s72-c/Ahli%2Blinguistik%2BNeubronner%2BHerman%2Bvan%2Bder%2BTuuk%2B(1824-1894)%2Buntuk%2Bkediamannya%2Bdi%2Bdesa%2Bdi%2Bsebelah%2Bselatan%2BSingaradja.jpg
Baca
Apa Kabar "Petani Garam Buleleng"???

Apa Kabar "Petani Garam Buleleng"???



BULELENG,
Masih adakah petani garam di Buleleng?? mungkin pertanyaan menggelitik seperti itulah yang banyak ditemui dikalangan masyarakat buleleng secara umum. Petani garam di kabupaten Buleleng semakin hari semakin berkurang akibat harga garam yang cenderung turun setiap tahunnya. Belum lagi cuaca yang tidak bersahabat semakin membuat petani garam di Buleleng gulung tikar. Kesejahteraan nampaknya menjadi mimpi yang terlalu tinggi dan sulit untuk dirasakan oleh para petani garam di Buleleng. Seperti halnya yang dirasakan petani garam yang ada di desa tejakula. Memasuki musim penghujan diakhir september atau awal oktober membuat sejumlah petani di Desa Tejakula kesulitan dalam proses pembuatan garam yang memerlukan terik panas matahari. 
Kondisi cuaca menjadi penentu petani dalam proses memproduksi garam, terlebih lagi petani garam tidak setiap hari dapat menghasilkan puluhan kilogram sekali produksinya. Petani garam di Desa Tejakula sempat menurun jumlah produksinya karena iklim yang kurang baik untuk menjemur air laut.
made astika salah satu petani garam mengatakan, di desanya kini terdapat  21 orang petani garam dan tergabung di dalam kelompok petani garam di Desa Tejakula. Rata-rata petani setempat memiliki lahan seluas dua are. 
memasuki musim penghujan, petani cemas dengan hasil produksi garam yang diperkirakan akan turun secara drastis. Penurunan hasil produksi garam berbanding terbalik dengan harga garam yang akan mengalami kenaikan akibat minimnya pasokan garam di pasaran. Berbeda dengan musim kemarau, petani bisa memproduksi garam dengan jumlah yang berlimpah namun harga garam akan cenderung turun.




BULELENG,
Masih adakah petani garam di Buleleng?? mungkin pertanyaan menggelitik seperti itulah yang banyak ditemui dikalangan masyarakat buleleng secara umum. Petani garam di kabupaten Buleleng semakin hari semakin berkurang akibat harga garam yang cenderung turun setiap tahunnya. Belum lagi cuaca yang tidak bersahabat semakin membuat petani garam di Buleleng gulung tikar. Kesejahteraan nampaknya menjadi mimpi yang terlalu tinggi dan sulit untuk dirasakan oleh para petani garam di Buleleng. Seperti halnya yang dirasakan petani garam yang ada di desa tejakula. Memasuki musim penghujan diakhir september atau awal oktober membuat sejumlah petani di Desa Tejakula kesulitan dalam proses pembuatan garam yang memerlukan terik panas matahari. 
Kondisi cuaca menjadi penentu petani dalam proses memproduksi garam, terlebih lagi petani garam tidak setiap hari dapat menghasilkan puluhan kilogram sekali produksinya. Petani garam di Desa Tejakula sempat menurun jumlah produksinya karena iklim yang kurang baik untuk menjemur air laut.
made astika salah satu petani garam mengatakan, di desanya kini terdapat  21 orang petani garam dan tergabung di dalam kelompok petani garam di Desa Tejakula. Rata-rata petani setempat memiliki lahan seluas dua are. 
memasuki musim penghujan, petani cemas dengan hasil produksi garam yang diperkirakan akan turun secara drastis. Penurunan hasil produksi garam berbanding terbalik dengan harga garam yang akan mengalami kenaikan akibat minimnya pasokan garam di pasaran. Berbeda dengan musim kemarau, petani bisa memproduksi garam dengan jumlah yang berlimpah namun harga garam akan cenderung turun.


Apa Kabar "Petani Garam Buleleng"???
http://2.bp.blogspot.com/-D334VtP17Aw/VA6kMh9jdiI/AAAAAAAAC_U/_NJ-1eso8NU/s72-c/garam110909-1resize.jpg
Baca
Kubutambahan Jadi Tuan Rumah Kejurnas Adventure Offroad

Kubutambahan Jadi Tuan Rumah Kejurnas Adventure Offroad




BULELENG,
Balap Adventure Offroad berstatus Kejuaraan Nasional (Kejurnas) bertajuk "Indonesia Xtreme 4x4 Team” akan memasuki putaran ke-4 atau babak akhir (final). Di bawah PT. Sarana Media Nusantara (SMN), serta disponsori oleh GT Radial, Lupromax Oil, Indonesia UTV Club (IUTVC), dan Jhonlin Group, balap bergengsi ini akan berlangsung pada 6-7 September 2014 di Sirkuit Kubutambahan, Buleleng - Bali.
Andhi Satria selaku Direktur Media & Sponsoship menuturkan, “Khusus putaran ke-4 ini, pihak SMN atas arahan PP-IMI bekerjasama dengan pihak IMI Bali dalam menentukan lokasi, dan pihak IMI Bali bekerjasama dengan DASICO Group, yang juga memiliki tim bernama Dasico Uma Dui dan akan turut serta meramaikan Indonesia Xtreme 4x4 Team 2014.”

Sementara Hariono. SBM selaku Direktur Utama menyatakan bahwa sangat gembira dan bangga karena balap offroad ini dapat dilangsungkan hingga ke Bali oleh SMN pada tahun pertamanya, yang bekerjasama dengan IMI Bali dan DASICO Group dalam rangka memperkenalkan dan membesarkan berbagai ajang balap di Indonesia. Hariono berharap para pembalap adventure beserta seluruh rekan kerjasama pada ajang ini dapat terus membesarkan dunia adventure offroad, serta memperkenalkan berbagai keindahan dan potensi daerah di Indonesia melalui kegiatan balap.

DASICO Group menyatakan juga bahwa ajang ini merupakan ke-3 kalinya tim Dasico Uma Dui dapat turut serta. "Persiapan dan target tidak akan muluk-muluk, karena kami baru masuk pada seri 2, kemudian lanjut seri 3 di Gempol dan nanti seri 4 akan menjadi tuan rumah di Bali," ujar Oding, salah satu punggawa tim Dasico Uma Dui.

Sementara itu, Reza. K selaku Direktur Operasional SMN menambahkan, "Sesuai dengan diskusi dengan pihak IMI Bali dan DASICO Group, juga beberapa teman-teman dari Bali, maka boleh dibilang bahwa seluruh jadwal persiapan masih dalam batas normal sesuai jadwal kerja masing-masing pihak. Kami telah menyesuaikan lintasan balap agar lebih aman dan cocok untuk berbagai jenis kendaraan adventure lainnya, sesuai dengan masukkan beberapa pembalap pada berbagai ajang sebelumnya. Dengan adanya beberapa handicap/rintangan, maka kami harapkan lintasan ini akan menjadi lintasan yang berkesan bagi masing-masing pembalap yang mengikuti ajang balap Indonesia Xtreme 4x4 Team 2014 putaran ke-4.”





BULELENG,
Balap Adventure Offroad berstatus Kejuaraan Nasional (Kejurnas) bertajuk "Indonesia Xtreme 4x4 Team” akan memasuki putaran ke-4 atau babak akhir (final). Di bawah PT. Sarana Media Nusantara (SMN), serta disponsori oleh GT Radial, Lupromax Oil, Indonesia UTV Club (IUTVC), dan Jhonlin Group, balap bergengsi ini akan berlangsung pada 6-7 September 2014 di Sirkuit Kubutambahan, Buleleng - Bali.
Andhi Satria selaku Direktur Media & Sponsoship menuturkan, “Khusus putaran ke-4 ini, pihak SMN atas arahan PP-IMI bekerjasama dengan pihak IMI Bali dalam menentukan lokasi, dan pihak IMI Bali bekerjasama dengan DASICO Group, yang juga memiliki tim bernama Dasico Uma Dui dan akan turut serta meramaikan Indonesia Xtreme 4x4 Team 2014.”

Sementara Hariono. SBM selaku Direktur Utama menyatakan bahwa sangat gembira dan bangga karena balap offroad ini dapat dilangsungkan hingga ke Bali oleh SMN pada tahun pertamanya, yang bekerjasama dengan IMI Bali dan DASICO Group dalam rangka memperkenalkan dan membesarkan berbagai ajang balap di Indonesia. Hariono berharap para pembalap adventure beserta seluruh rekan kerjasama pada ajang ini dapat terus membesarkan dunia adventure offroad, serta memperkenalkan berbagai keindahan dan potensi daerah di Indonesia melalui kegiatan balap.

DASICO Group menyatakan juga bahwa ajang ini merupakan ke-3 kalinya tim Dasico Uma Dui dapat turut serta. "Persiapan dan target tidak akan muluk-muluk, karena kami baru masuk pada seri 2, kemudian lanjut seri 3 di Gempol dan nanti seri 4 akan menjadi tuan rumah di Bali," ujar Oding, salah satu punggawa tim Dasico Uma Dui.

Sementara itu, Reza. K selaku Direktur Operasional SMN menambahkan, "Sesuai dengan diskusi dengan pihak IMI Bali dan DASICO Group, juga beberapa teman-teman dari Bali, maka boleh dibilang bahwa seluruh jadwal persiapan masih dalam batas normal sesuai jadwal kerja masing-masing pihak. Kami telah menyesuaikan lintasan balap agar lebih aman dan cocok untuk berbagai jenis kendaraan adventure lainnya, sesuai dengan masukkan beberapa pembalap pada berbagai ajang sebelumnya. Dengan adanya beberapa handicap/rintangan, maka kami harapkan lintasan ini akan menjadi lintasan yang berkesan bagi masing-masing pembalap yang mengikuti ajang balap Indonesia Xtreme 4x4 Team 2014 putaran ke-4.”


Kubutambahan Jadi Tuan Rumah Kejurnas Adventure Offroad
http://1.bp.blogspot.com/-qwgetAN9qLU/VAmBMdcl3kI/AAAAAAAAC-k/Ld-lu9nkrI8/s72-c/1.%2BIXAT%2BBali%2Bweb.jpg
Baca
Wakil Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra: Dalam Penanganan Kesejahteraan Masyarakat Buleleng Semua Pihak Harus Berpikir “Holistik” dan Berbagi Peran

Wakil Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra: Dalam Penanganan Kesejahteraan Masyarakat Buleleng Semua Pihak Harus Berpikir “Holistik” dan Berbagi Peran

Wakil Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra

BULELENG,
Wakil Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra menyatakan dalam penanganan kesejahteraan masyarakat Buleleng semua pihak harus berpikir “holistik” dan berbagi peran sehingga bisa mempercepat serta meningkatkan kualitas kesejahteraan, pernyataan tersebut disampaikan Sutjidra dalam Pencanangan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK-KB dan Kesehatan Kabupaten Buleleng yang dipusatkan Desa Kayuputih, Kecamatan Banjar, Jumat 05/09.
Didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Buleleng Ny. Aries Suradnyana, Wabup Sutjidra menekankan tidak ada lagi ego sektoral dari masing-masing SKPD dalam penanganan kesejahteraan masyarakat Buleleng, mengingat untuk mewujudkannya harus ada kerjasama lintas sektoral serta pembagian peran sesuai dengan tugas dan tanggung jawab “ Tidak ada lagi saling tumpang tindih, ingat kesejahteraan keluarga tidak hanya tugas PKK saja, semua SKPD harus bekerjasama untuk mewujudkannya”tandas Sutjidra.
Sutjidra pun mencontohkan keberadaan warga lanjut usia (Lansia) yang merupakan bagian dari program kesejahteraan masyarakat , menurut pandangan Wabup yang berlatar belakang sebagai seorang dokter ini selain meningkatkan usaha-usaha promosi kesehatan terhadap Lansia, SKPD harus mulai merancang program yang efektif yang bermanfaat sehingga meskipun berusia lanjut tetap dapat mendapatkan pelayanan kesejahteraan dengan layak, “ Kalau dilihat rasio usia harapan hidup yang dicanangkan Pemerintah saat ini diatas usia 70 Tahun, disini usia 75 masih dalam kondisi sehat bahkan masih energik mengikuti senam, semangat ini contoh yang bagus yang harus ditiru dan digetuk tularkan ke desa lain “pujinya

Wakil Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra

BULELENG,
Wakil Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra menyatakan dalam penanganan kesejahteraan masyarakat Buleleng semua pihak harus berpikir “holistik” dan berbagi peran sehingga bisa mempercepat serta meningkatkan kualitas kesejahteraan, pernyataan tersebut disampaikan Sutjidra dalam Pencanangan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK-KB dan Kesehatan Kabupaten Buleleng yang dipusatkan Desa Kayuputih, Kecamatan Banjar, Jumat 05/09.
Didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Buleleng Ny. Aries Suradnyana, Wabup Sutjidra menekankan tidak ada lagi ego sektoral dari masing-masing SKPD dalam penanganan kesejahteraan masyarakat Buleleng, mengingat untuk mewujudkannya harus ada kerjasama lintas sektoral serta pembagian peran sesuai dengan tugas dan tanggung jawab “ Tidak ada lagi saling tumpang tindih, ingat kesejahteraan keluarga tidak hanya tugas PKK saja, semua SKPD harus bekerjasama untuk mewujudkannya”tandas Sutjidra.
Sutjidra pun mencontohkan keberadaan warga lanjut usia (Lansia) yang merupakan bagian dari program kesejahteraan masyarakat , menurut pandangan Wabup yang berlatar belakang sebagai seorang dokter ini selain meningkatkan usaha-usaha promosi kesehatan terhadap Lansia, SKPD harus mulai merancang program yang efektif yang bermanfaat sehingga meskipun berusia lanjut tetap dapat mendapatkan pelayanan kesejahteraan dengan layak, “ Kalau dilihat rasio usia harapan hidup yang dicanangkan Pemerintah saat ini diatas usia 70 Tahun, disini usia 75 masih dalam kondisi sehat bahkan masih energik mengikuti senam, semangat ini contoh yang bagus yang harus ditiru dan digetuk tularkan ke desa lain “pujinya

Wakil Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra: Dalam Penanganan Kesejahteraan Masyarakat Buleleng Semua Pihak Harus Berpikir “Holistik” dan Berbagi Peran
http://3.bp.blogspot.com/-mqdSdQxiaXI/VAl_Slahx4I/AAAAAAAAC-c/pM5TEaAcmkw/s72-c/hari%2Bkesatuan%2Bgerak.jpg
Baca
Tarif Air Bersih di Kabupaten Buleleng Akan Mengalami Kenaikan

Tarif Air Bersih di Kabupaten Buleleng Akan Mengalami Kenaikan


BULELENG,
Pelanggan PDAM di Buleleng nampaknya harus mulai mengantisipasi dan melakukan penghematan. Diawal bulan November mendatang, tarif air bersih di Buleleng dijadwalkan kan mengalami kenaikan. namun mengenai besaran kenaikannya Belum dipastikan.
Dirut PDAM Buleleng Made Lestariana mengatakan sesuai  Permendagri 23/2006, masalah kenaikan air minum dilakukan pembahasan bersama DPRD, kemudian disampaikan ke Bupati untuk meminta pertimbangan dan persetujuan.





BULELENG,
Pelanggan PDAM di Buleleng nampaknya harus mulai mengantisipasi dan melakukan penghematan. Diawal bulan November mendatang, tarif air bersih di Buleleng dijadwalkan kan mengalami kenaikan. namun mengenai besaran kenaikannya Belum dipastikan.
Dirut PDAM Buleleng Made Lestariana mengatakan sesuai  Permendagri 23/2006, masalah kenaikan air minum dilakukan pembahasan bersama DPRD, kemudian disampaikan ke Bupati untuk meminta pertimbangan dan persetujuan.




Tarif Air Bersih di Kabupaten Buleleng Akan Mengalami Kenaikan
http://2.bp.blogspot.com/-qBFwWwQ2atk/VAa3Z3Y8VLI/AAAAAAAAC-M/b6RGHThJVNk/s72-c/tetesan%2Bharapan.jpg
Baca
Tarik Ulur Pembangunan Bandara Buleleng

Tarik Ulur Pembangunan Bandara Buleleng













Buleleng,

Tarik ulur pembangunan Bandara Internasional Buleleng terus saja berlanjut. Setelah sebelumnya tarik ulur terjadi karena perbedaan lokasi bandara antara pusat dan daerah dalam menentukan lokasi pembangunan bandara internasional buleleng. Setelah tarik ulur mengenai lokasi, kini Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian Perhubungan Republik Indonesia mengharapkan Pemerintah Provinsi Bali menjadi pemrakarsa rencana Pembangunan Bandar Udara Internasional di Bali Utara. Pemprov Bali nantinya diharapkan untuk melakukan Feasibility Studi atau Studi Kelayakan kembali agar ijin Penetapan Lokasi dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia untuk membangun Bandara itu dapat diterbitkan. 


Disisi lain, Kepala Bappeda Suyasa menegaskan, untuk rencana pembangunan bandara di Buleleng diperlukan ijin penetapan lokasi dibangunnya bandara, sehingga seandainya Pemprov Bali setuju menjadi pemrakarsa, Pemprov harus melakukan studi kelayakan. 













Buleleng,

Tarik ulur pembangunan Bandara Internasional Buleleng terus saja berlanjut. Setelah sebelumnya tarik ulur terjadi karena perbedaan lokasi bandara antara pusat dan daerah dalam menentukan lokasi pembangunan bandara internasional buleleng. Setelah tarik ulur mengenai lokasi, kini Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian Perhubungan Republik Indonesia mengharapkan Pemerintah Provinsi Bali menjadi pemrakarsa rencana Pembangunan Bandar Udara Internasional di Bali Utara. Pemprov Bali nantinya diharapkan untuk melakukan Feasibility Studi atau Studi Kelayakan kembali agar ijin Penetapan Lokasi dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia untuk membangun Bandara itu dapat diterbitkan. 


Disisi lain, Kepala Bappeda Suyasa menegaskan, untuk rencana pembangunan bandara di Buleleng diperlukan ijin penetapan lokasi dibangunnya bandara, sehingga seandainya Pemprov Bali setuju menjadi pemrakarsa, Pemprov harus melakukan studi kelayakan. 

Tarik Ulur Pembangunan Bandara Buleleng
http://4.bp.blogspot.com/-cZIa_cZH_zM/VAaFySkgEAI/AAAAAAAAC98/5N2j3S1IBfM/s72-c/BANDARA-DESAIN-OKE.jpg
Baca
Pasar Malam Ditutup, Transaksi Capai Rp.3,9 Miliar

Pasar Malam Ditutup, Transaksi Capai Rp.3,9 Miliar




Setelah berlangsung selama duapuluh hari, kegiatan Pasar Malam, Hiburan Rakyat dan Pameran Pembangunan dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-69, ditutup pada Sabtu malam,30/8 oleh Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana. Dalam laporannya, Camat Buleleng mengkalim selama pameran telah terjadi transaksi ekonomi senilai Rp. 3,9 miliar.
Bupati Buleleng dalam kesempatan itu menyatakan terimakasih kepada panitya serta sponsor dan semua pihak dan masyarakat kota Singaraja yang telah bekerja keras dan membantu  menyukseskan kegiatan yang mendapat respon yang baik dari masyarakat Buleleng, hal mana dibuktikan dengan membludaknya jumlah pengunjung  dalam setiap malamnya. Meski demikian Bupati juga mengharapkan agar ke depannya penyelanggaraannya berlangsung lebih baik, dan tidak ada lagi persoalan-persoalan yang sempat terjadi selama pameran seperti masalah listrik dsb.
Dalam penutupan itu, diserahkan juga piala dan trophy untuk sejumlah lomba yang terkait dengan peringatan HUT RI ke-69 di Buleleng. Salah satunya adalah penyerahan hadiah kepada pemenang Lomba Gerak Jalan Dewasa 45 Km yang dimenangkan juara I direbut SMKN 3 Singaraja A meraih hadiah Rp.45 juta, juara II untuk Undiksha Singaraja meraih hadiah Rp.35 juta, juara III diraih SMAN 1 Singaraja mendapat Rp.30 juta
Menurut Bupati, total hadiah untuk Lomba Gerak Jalan dari Tk.SD sampai Dewasa Putra dikeluarkan mencapai Rp.562 juta.
Kemudian lomba lainnya yang diumumkan adalah lomba kebersihan tingkat kecamatan Buleleng yang direbut  Kelurahan Banjar Tegal juara satu meraih hadah Rp. 15 juta, juara dua kelurahan Banjar Jawa mendapat Rp.10 juta dan juara tiga Kelurahan Banyuasri meraih Rp.5 juta.


Sumber : Humas Buleleng




Setelah berlangsung selama duapuluh hari, kegiatan Pasar Malam, Hiburan Rakyat dan Pameran Pembangunan dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-69, ditutup pada Sabtu malam,30/8 oleh Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana. Dalam laporannya, Camat Buleleng mengkalim selama pameran telah terjadi transaksi ekonomi senilai Rp. 3,9 miliar.
Bupati Buleleng dalam kesempatan itu menyatakan terimakasih kepada panitya serta sponsor dan semua pihak dan masyarakat kota Singaraja yang telah bekerja keras dan membantu  menyukseskan kegiatan yang mendapat respon yang baik dari masyarakat Buleleng, hal mana dibuktikan dengan membludaknya jumlah pengunjung  dalam setiap malamnya. Meski demikian Bupati juga mengharapkan agar ke depannya penyelanggaraannya berlangsung lebih baik, dan tidak ada lagi persoalan-persoalan yang sempat terjadi selama pameran seperti masalah listrik dsb.
Dalam penutupan itu, diserahkan juga piala dan trophy untuk sejumlah lomba yang terkait dengan peringatan HUT RI ke-69 di Buleleng. Salah satunya adalah penyerahan hadiah kepada pemenang Lomba Gerak Jalan Dewasa 45 Km yang dimenangkan juara I direbut SMKN 3 Singaraja A meraih hadiah Rp.45 juta, juara II untuk Undiksha Singaraja meraih hadiah Rp.35 juta, juara III diraih SMAN 1 Singaraja mendapat Rp.30 juta
Menurut Bupati, total hadiah untuk Lomba Gerak Jalan dari Tk.SD sampai Dewasa Putra dikeluarkan mencapai Rp.562 juta.
Kemudian lomba lainnya yang diumumkan adalah lomba kebersihan tingkat kecamatan Buleleng yang direbut  Kelurahan Banjar Tegal juara satu meraih hadah Rp. 15 juta, juara dua kelurahan Banjar Jawa mendapat Rp.10 juta dan juara tiga Kelurahan Banyuasri meraih Rp.5 juta.


Sumber : Humas Buleleng

Pasar Malam Ditutup, Transaksi Capai Rp.3,9 Miliar
http://2.bp.blogspot.com/-U1_OuR5RanA/VAaE6EI9RlI/AAAAAAAAC90/6rMfCO3CTI8/s72-c/pasar%2Bmalam%2Bbuleleng.jpg
Baca
Bupati Suradnyana Bangga 50 Persen Wakil Bali Berasal Dari Buleleng

Bupati Suradnyana Bangga 50 Persen Wakil Bali Berasal Dari Buleleng


BULELENG,
Tahun Depan Janjikan Anggaran Siswa Berprestasi Naik 5 Kali Lipat
Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, ST, melepas 14 siswa dari Kabupaten Buleleng yang akan berkompetisi di olimpiade sains nasional Bulan September nanti. Ke 14 siswa tersebut terdiri dari 9 pelajar dari SMAN 1 Singaraja dan 5 pelajar dari SMA Bali Mandara serta satu orang guru atas nama Komang Budiastika dari SMKN 1 Sawan. "Mereka adalah ujung tombak yang akan mengharumkan nama Buleleng di kancah nasional," kata Bupati Suradnyana di Ruang Rapat Kantor Bupati Buleleng, Kamis 28/82014. Bupati Suradnyana mengaku bangga akan keberhasilan siswa siswi Buleleng mendominasi wakil Provinsi Bali. Dari 30 orang duta Provinsi Bali, Buleleng berhasil menempatkan 14 wakilnya. Sementara 16 siswa lainnya tersebar dari 7 Kabupaten di Bali.
Bupati Suradnyana menyebut siswa-siswi sekolah menengah yang akan tampil di Olimpiade Sains nanti harus mampu menjadi motivator untuk menggerakkan teman-temannya untuk ikut berprestasi. Bupati Suradnyana mengingatkan, kemampuan siswa tidak hanya terletak dari sisi akademisnya saja. Namun seorang siswa garus mampu memiliki jiwa sosial dan mampu berinteraksi di lingkungan sosial. “ Tidak ada gunanya menamatkan siswanya dari sisi sains saja tanpa didukung sisi sosialnya. “Banyak yang pintar itu gagal. Karena mereka terlalu over confident, terlalu kaku dan menutup dirinya dari lingkungan sosial. Kesempatan berinteraksi dan menambah relasi tertutup” pesannya.
Guna menggenjot prestasi Pendidikan di Buleleng, Bupati Agus Suradnyana bahkan telah memasang angka 500 juta untuk bonus siswa dan guru berprestasi di tahun anggaran 2015. Jumlah tersebut meningkat 5 kali lipat dari tahun 2014 sebesar Rp.100 juta rupiah. “Bonus ini bukan untuyk gagah gagahan tapi untuk menstimulus siswa dan guru beprestasi untuk kemajuan pendidikan di Buleleng” harapnya. Sementara itu Ketua PGRI Buleleng yang juga Kepala Sekolah Bali Mandara Nyoman Darta bangga akan keseriusan Bupati Buleleng di dunia pendidikan. Darta yang mantan guru beprestasi nasional ini menuturkan, Pemerintah daerah kini lebih terbuka menerima masukan dan keluhan dari guru. Darta juga mengapresiasi komitmen Bupati Suradnyana memangkas unsur politik masuk di dunia pendidikan




BULELENG,
Tahun Depan Janjikan Anggaran Siswa Berprestasi Naik 5 Kali Lipat
Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, ST, melepas 14 siswa dari Kabupaten Buleleng yang akan berkompetisi di olimpiade sains nasional Bulan September nanti. Ke 14 siswa tersebut terdiri dari 9 pelajar dari SMAN 1 Singaraja dan 5 pelajar dari SMA Bali Mandara serta satu orang guru atas nama Komang Budiastika dari SMKN 1 Sawan. "Mereka adalah ujung tombak yang akan mengharumkan nama Buleleng di kancah nasional," kata Bupati Suradnyana di Ruang Rapat Kantor Bupati Buleleng, Kamis 28/82014. Bupati Suradnyana mengaku bangga akan keberhasilan siswa siswi Buleleng mendominasi wakil Provinsi Bali. Dari 30 orang duta Provinsi Bali, Buleleng berhasil menempatkan 14 wakilnya. Sementara 16 siswa lainnya tersebar dari 7 Kabupaten di Bali.
Bupati Suradnyana menyebut siswa-siswi sekolah menengah yang akan tampil di Olimpiade Sains nanti harus mampu menjadi motivator untuk menggerakkan teman-temannya untuk ikut berprestasi. Bupati Suradnyana mengingatkan, kemampuan siswa tidak hanya terletak dari sisi akademisnya saja. Namun seorang siswa garus mampu memiliki jiwa sosial dan mampu berinteraksi di lingkungan sosial. “ Tidak ada gunanya menamatkan siswanya dari sisi sains saja tanpa didukung sisi sosialnya. “Banyak yang pintar itu gagal. Karena mereka terlalu over confident, terlalu kaku dan menutup dirinya dari lingkungan sosial. Kesempatan berinteraksi dan menambah relasi tertutup” pesannya.
Guna menggenjot prestasi Pendidikan di Buleleng, Bupati Agus Suradnyana bahkan telah memasang angka 500 juta untuk bonus siswa dan guru berprestasi di tahun anggaran 2015. Jumlah tersebut meningkat 5 kali lipat dari tahun 2014 sebesar Rp.100 juta rupiah. “Bonus ini bukan untuyk gagah gagahan tapi untuk menstimulus siswa dan guru beprestasi untuk kemajuan pendidikan di Buleleng” harapnya. Sementara itu Ketua PGRI Buleleng yang juga Kepala Sekolah Bali Mandara Nyoman Darta bangga akan keseriusan Bupati Buleleng di dunia pendidikan. Darta yang mantan guru beprestasi nasional ini menuturkan, Pemerintah daerah kini lebih terbuka menerima masukan dan keluhan dari guru. Darta juga mengapresiasi komitmen Bupati Suradnyana memangkas unsur politik masuk di dunia pendidikan



Bupati Suradnyana Bangga 50 Persen Wakil Bali Berasal Dari Buleleng
http://1.bp.blogspot.com/-fWHCzyUDFSk/U_7vXSCjkNI/AAAAAAAAC9g/WIhsL-YGFcc/s72-c/bupati%2Bbuleleng.jpg
Baca